Timenusantara.top.Kubu Raya Musabaqah Tilawatil Qur’an Kabupaten Kubu Raya ke-XII Tahun 2026 resmi dibuka Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, Senin malam, 14 April 2026, di Halaman Kantor Camat Sungai Ambawang.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan hadrah oleh Bupati didampingi unsur Forkopimda, disaksikan ratusan masyarakat dan kafilah dari 9 kecamatan se-Kubu Raya.
Ketua Umum Panitia, Jurin, S.E., dalam laporannya menyampaikan MTQ tahun ini diikuti kurang lebih 700 orang, terdiri dari qari, qariah, official, dan panitia pelaksana.
Adapun Peserta Seluruh kafilah dari 9 kecamatan hadir dan siap berkompetisi mengharumkan nama daerah masing-masing.
Persiapan utama, pemondokan, konsumsi, hingga sarana pendukung dinyatakan siap 100%.Apresiasi Panitia berterima kasih kepada masyarakat, tokoh agama, dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya MTQ.
“Alhamdulillah, persiapan sudah rampung. Kami mohon Bapak Bupati berkenan membuka secara resmi MTQ ke-XII ini,” ujar Jurin dalam laporannya.
Bupati H. Sujiwo mengapresiasi Sungai Ambawang sebagai tuan rumah dan kerja keras panitia. Ia menyebut kehadiran 700 peserta menjadi indikator kuatnya kecintaan masyarakat Kubu Raya terhadap Al-Qur’an.
“MTQ bukan sekadar lomba mengejar piala. Ini syiar Islam dan ikhtiar membentuk generasi Qur’an yang berakhlak mulia. Bertandinglah dengan sportif, tampilkan kemampuan terbaik. Juara sejati adalah yang mengamalkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan,” tegas Bupati.
Mengakhiri sambutan, Bupati H. Sujiwo meresmikan kegiatan.“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, dengan resmi membuka Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Kabupaten Kubu Raya ke-XII Tahun 2026,” ucapnya.
Turut hadir dalam pembukaan unsur Forkopimda Kubu Raya, Kapolres Kubu Raya, Dandim 1207/Pontianak atau yang mewakili, para Kepala OPD, Kapolsek Sungai Ambawang, serta para kepala desa se-Kabupaten Kubu Raya
MTQ ke-XII Kubu Raya 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan ukhuwah Islamiyah sekaligus pendorong peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.















