• Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Timenusantara.top
Advertisement
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
Timenusantara.top
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi
Home Ragam

Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!

Kaperwil Sumut by Kaperwil Sumut
April 21, 2026
in Ragam
0
Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Timenusantara.top Lubuk Pakam — Dunia pendidikan kembali tercoreng. Dugaan penyimpangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, memicu sorotan tajam dan keresahan masyarakat. Pasalnya, dana BOS yang digelontorkan pemerintah pusat dalam jumlah fantastis dinilai tidak sebanding dengan kondisi nyata di lapangan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun, total dana BOS yang diterima SMAN 2 Lubuk Pakam pada tahun 2025 mencapai Rp1.774.957.000. Dana tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni:

 

Tahap I pada 22 Januari 2025 sebesar Rp889.200.000

Tahap II pada 17 September 2025 sebesar Rp885.757.000

 

Namun ironisnya, di tengah kucuran dana negara yang besar itu, pihak sekolah justru diduga masih melakukan pungutan kepada siswa sebesar Rp100.000 per bulan per siswa. Dengan jumlah siswa mencapai 1.165 orang, total pungutan diperkirakan mencapai Rp116.500.000 per bulan.

 

Kondisi ini memantik kemarahan masyarakat. Banyak orang tua siswa mempertanyakan transparansi dan penggunaan dana tersebut. Mereka menilai kebijakan pungutan tersebut bertentangan dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

 

Regulasi sudah sangat jelas. Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah serta Permendikbud Nomor 44 Tahun 2012 menegaskan bahwa sekolah negeri dilarang melakukan pungutan yang bersifat wajib, mengikat, serta ditentukan jumlah dan waktunya. Komite sekolah hanya diperbolehkan menerima sumbangan sukarela, bukan pungutan yang dipaksakan.

 

Ketua DPD LSM PKR Deli Serdang, Nanda Afriyan Syah, turut menyoroti keras persoalan ini. Ia mengungkapkan bahwa jika pungutan Rp100.000 per siswa dikalikan jumlah siswa, maka potensi dana yang terkumpul mencapai ratusan juta rupiah setiap bulan.

 

“Kalau dikalkulasikan, angka ini sangat besar. Pertanyaannya, untuk apa lagi dana tersebut dikutip, sementara dana BOS sudah dikucurkan hampir Rp1,8 miliar per tahun?” tegasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa pihak sekolah seharusnya memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku. Dengan besarnya dana BOS yang diberikan pemerintah, seharusnya tidak ada lagi alasan bagi sekolah negeri untuk melakukan pungutan kepada siswa.

 

Lebih jauh, sikap kepala sekolah yang dinilai tertutup dan menghindari konfirmasi semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran. Sikap tidak kooperatif ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam dunia pendidikan.

 

Lebih jauh, sikap kepala sekolah yang dinilai tertutup dan menghindari konfirmasi semakin memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan anggaran. Sikap tidak kooperatif ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam dunia pendidikan.

 

Adapun rincian penggunaan dana BOS yang dilaporkan pihak sekolah meliputi:

 

Penerimaan Peserta Didik Baru: Rp5.644.500

Pengembangan perpustakaan: Rp214.309.600

Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler: Rp201.262.724

Kegiatan asesmen/evaluasi: Rp37.968.300

Administrasi sekolah: Rp196.683.200

Pengembangan profesi guru: Rp29.979.409

Langganan daya dan jasa: Rp74.784.272

Pemeliharaan sarana dan prasarana: Rp682.580.525

Penyediaan alat multimedia: Rp75.587.500

Pembayaran honor: Rp100.680.000

 

Meski secara administratif terlihat teralokasi, fakta di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar. Ketidaksesuaian antara laporan dan realitas menjadi dasar kuat bagi publik untuk mendesak adanya audit menyeluruh.

 

Masyarakat kini menunggu langkah tegas dari pihak berwenang. Jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak integritas dunia pendidikan dan mengkhianati kepercayaan publik.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap penggunaan dana pendidikan harus diperketat. Pendidikan seharusnya menjadi ruang membangun masa depan, bukan ladang penyimpangan anggaran.

Previous Post

Residivisme dan Ruang Publik: Pelaku Pembobolan ATM Alfamart Diamankan di Sungai Raya

Next Post

BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

Kaperwil Sumut

Kaperwil Sumut

Next Post
BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

November 21, 2025
Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

April 8, 2025
Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Juni 14, 2025
Diduga Ada Yang Berternak PETI Di Kabupaten Sekadau

Diduga Ada Yang Berternak PETI di Kabupaten Bengkayang

Maret 23, 2025
Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0
Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

April 21, 2026
BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

April 21, 2026
Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!

Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!

April 21, 2026
Residivisme dan Ruang Publik: Pelaku Pembobolan ATM Alfamart Diamankan di Sungai Raya

Residivisme dan Ruang Publik: Pelaku Pembobolan ATM Alfamart Diamankan di Sungai Raya

April 20, 2026

Recent News

Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

April 21, 2026
BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

April 21, 2026
Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!

Skandal Bau Busuk di SMAN 2 Lubuk Pakam: Dana BOS Rp1,7 Miliar Diduga Disunat, Siswa Tetap Dipalak!

April 21, 2026
Residivisme dan Ruang Publik: Pelaku Pembobolan ATM Alfamart Diamankan di Sungai Raya

Residivisme dan Ruang Publik: Pelaku Pembobolan ATM Alfamart Diamankan di Sungai Raya

April 20, 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports

Recent News

Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

Bau Busuk Korupsi Menyengat dari PPKS Medan! Proyek Lapangan Voli Diduga Hanya Kedok, Permainan Mark-Up dan Nepotisme Kian Brutal

April 21, 2026
BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

BOS Ada, Pungutan Jalan Terus: Dugaan Praktik Tak Wajar di SMAN 1 Batang Kuis

April 21, 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb