Singkawang, Kalbar – Terpantau pengisian BBM di SPBU 65.794002 Simpang Tanjung, diambil dokumentasi oleh masyarakat yang kebetulan sedang akan mengisi BBM ke kendaraan nya.
Dalam Dokumentasi yang dikirim ke media ini memperlihatkan diduga oknum operator SPBU sedang melakukan pengisian ke sesunan jerigen, bersama seorang yang diduga rekanan SPBU untuk mengangkut menggunakan sepeda motor.
Terlihat juga dari dokumentasi yang di kirim ada beberapa unit mobil pic up yang berisi jirigen dan motor yang terparkir di area SPBU dengan penuh jirigen di belakangnya.

Harapan Masyarakat:
Masyarakat yang minta namanya tidak disebut menyampaikan,” Praktik ini berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM di masyarakat, terutama jika bahan bakar yang dijual diduga secara ilegal ini disalurkan ke pasar gelap dengan harga yang lebih tinggi.
Tentunya kami berharap ada Investigasi dari Pertamina dan instansi berwenang untuk segera melakukan investigasi terhadap SPBU 65.794002 Simpang Tanjung.
Sebenarnya jika ingin ditindak lanjuti oleh Pertamina terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran BBM subsidi yang terjadi di SPBU 65.794002 Simpang Tanjung itu, lakukan saja pengecekan cctv yang ada di lokasi dan pemeriksaan hasil pencatatan penyaluran dari SPBU tersebut.
Jika terbukti melanggar aturan, SPBU tersebut wajib diberikan sanksi tegas, termasuk pencabutan izin operasional.
Sementara belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina hingga berita ini diterbitkan.















