• Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Timenusantara.top
Advertisement
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
Timenusantara.top
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi
Home Daerah

Miris,!! Peras 3 Kepala Desa, Wartawan Bodrex Diringkus Polisi

Redaksi by Redaksi
Juni 2, 2025
in Daerah, Nasional
0
Miris,!! Peras 3 Kepala Desa, Wartawan Bodrex Diringkus Polisi
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Timenusantara.top.Jambi -SEORANG Wartawan “Bodrex” berinisial FNE diringkus polisi usai dilaporkan peras tiga kepala desa (Kades).

FNE ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci di bilangan Pasar Beringin, Kota Sungai Penuh, Jambi, pada Jum’at (30/5/2025) jam 17.25 WIB.

Warga Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Kerinci.

“Kita amankan satu orang, dugaan aksi premanisme berkedok wartawan. Tersangka memeras tiga orang kepala desa,” ungkap Kapolres Kerinci, AKBP Arya T Brachmana dalam keterangan diterima Kompolmas Jambi, Senin (2/6) siang.

Tiga orang mengaku diperas pelaku, kata dia, adalah Kades Lawang Agung, Pelayang Raya, dan Permanti.

Kepada para korban, FNE mengaku bekerja sebagai wartawan dua media online, yakni EI dan DS.

Dia meminta uang Rp5 juta agar temuannya tentang penyelewengan dana desa tahun 2022-2023 tidak dipublikasikan.

Dalam proses negosiasi, ketiga Kades hanya sanggup memberikan Rp3 juta kepada FNE.

Uang itu diterima, tapi FNE tetap mengancam akan memberitakan “kasus” yang dituduhkan sepihak itu kalau kekurangan setoran tidak segera dibayar.

Merasa tertekan, tiga Kades sepakat melaporkan FNE kepada polisi, disertai bukti video penyerahan uang Rp3 juta di rumah salah satu Kades.

Satreskrim Polres Kerinci bereaksi cepat, langsung menangkap FNE usai melakukan serangkaian penyelidikan.

Kapolres merinci, dari tangan pelaku pihaknya menyita beberapa barang bukti berupa uang tunai Rp1 juta, sepeda motor Honda Vario, handphone merk Realmi, serta dompet milik FNE.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan Satreskrim Polres Kerinci untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

Informasi dihimpun Kompolmas Jambi, FNE diduga tidak beraksi sendirian. Namun sejumlah sumber enggan menyebutkan identitasnya.

Banyak pihak, termasuk kalangan pers, di Kabupaten Kerinci dan sekitarnya berharap aparat penegak hukum sigap menindak tegas para wartawan bodrex yang meresahkan sekaligus telah mencoreng reputasi pers di daerah itu.

Asal-usul Istilah Wartawan Bodrex

Istilah Wartawan Bodrex makin jarang digunakan publik, termasuk masyarakat pers sendiri, setidaknya kurun dua dekade terakhir.

Sehingga tidak jarang sebagian insan pers, khususnya kalangan berjam terbang di bawah dua dekade, kurang mafhum atau bahkan tersinggung ketika ada pihak menggunakan istilah demikian.

Benar, Bodrex adalah merk obat produksi unggulan PT Tempo Scan Pacifik Tbk, yang mulai dipasarkan di Indonesia pada tahun 1971.

Berjuluk obat bagi 1001 macam penyakit dan sebagian meyakini bisa menjadi dopping antikantuk, kemunculan Bodrex di era itu mampu mengimbangi dominasi Paramex, merk pendahulu besutan PT Konimex dan sudah dipasarkan sejak 8 Juni 1967.

Sementara itu, beberapa wartawan senior mengisahkan, tidak sedikit narasumber berita di era 1980-an mengeluhkan ulah segelintir oknum pekerja pers menyimpang dari koridor profesi.

Ulah itu diduga memicu narasumber “bermasalah” menjadi puyeng, panik, paranoid, depresi, meriang, asam lambung meningkat, atau bahkan sakit gigi.

Sehingga, Paramex saja belum tentu mempan. Mereka butuh Bodrex, meski kala itu baru tersedia satu varian umum, karena varian Migra dan Extra belum dipasarkan.

Belum diketahui siapa pencetus awal hingga akhirnya segelintir oknum menyimpang yang kehadirannya bisa bikin narasumber demam mendadak itu disebut “Wartawan —yang perlu dihadapi dengan— Bodrex”.

“Jadi itu semacam anekdot yang diam-diam berkembang menjadi istilah populer di masanya. Seingat saya, wartawan-wartawan lurus waktu itu tidak begitu mempermasalahkan (penggunaan istilah-red) karena sejatinya Wartawan Bodrex bukanlah wartawan,” ungkap seorang mantan jurnalis nasional di Denpasar, Bali, Senin (2/6) siang.

Dosen sebuah perguruan tinggi ini menekankan, istilah boleh saja berbeda dari masa ke masa. Tapi realitanya memang ada oknum yang berbuat demikian sejak dulu hingga kini, dan harus diberantas demi martabat profesi pers.

“Awalnya mungkin karena tidak tahu batasan kebebasan pers yang dijamin undang-undang, jadi harus diluruskan bersama. Tanggung jawab moral ini melekat di diri setiap insan pers, dimulai dari diri sendiri kemudian kepada lingkungan seprofesi agar masyarakat pers kita menjadi lebih baik dan berwibawa tinggi,” pungkasnya.

Sumber :Ket Foto: FNE saat diringkus Tim Opsnal Polres Kerinci di Pasar Beringin, Kota Sungai Penuh, Jambi, pada Jumat sore. [Sihumas Polres Kerinci]

/Redaksi/

Tags: 3BodrexDESADiringkusKepalaMirisPerasPolisiWartawan
Previous Post

Sadis! Anak 13 Tahun Dianiaya Berat di Ketapang, Polisi Tangani Kasusnya

Next Post

Luar Biasa! PETI di Nanga Suhait Kembali Beroperasi dan Semakin Ramai, Masyarakat Minta Keadilan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Luar Biasa! PETI di Nanga Suhait Kembali Beroperasi dan Semakin Ramai, Masyarakat Minta Keadilan

Luar Biasa! PETI di Nanga Suhait Kembali Beroperasi dan Semakin Ramai, Masyarakat Minta Keadilan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

November 21, 2025
Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

April 8, 2025
Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Juni 14, 2025
Diduga Ada Yang Berternak PETI Di Kabupaten Sekadau

Diduga Ada Yang Berternak PETI di Kabupaten Bengkayang

Maret 23, 2025
Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0
Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

April 16, 2026
Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

April 16, 2026

Recent News

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

April 16, 2026
Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

April 16, 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports

Recent News

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb