Timenusantara.top.PONTIANAK – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap aparat penegak hukum dalam membongkar kasus besar peredaran oli palsu yang diungkap dalam penggerebekan gabungan di Kabupaten Kubu Raya, pada Rabu (11/04/2026) ,
“Meskipun satu tersangka telah diserahkan, muncul pertanyaan besar apakah EM alias EC (Edicoy)adalah pelaku tunggal atau hanya pengelola lapangan. Skala operasi oli palsu yang melibatkan gudang besar di Kubu Raya menunjukkan adanya jaringan distribusi dan pendanaan yang kuat. Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada satu orang jika ingin memutus mata rantai mafia oli hingga ke akarnya (cukong).
penggerebekan terhadapa dugaan oli palsu telah dilakukan sejak Juni 2025, namun berkas baru dinyatakan lengkap dan dilimpahkan pada Maret 2026. Jeda waktu hampir 9 bulan Lambatnya penanganan nya”Tegas Gusti Eddy.















