• Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
Timenusantara.top
Advertisement
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hukrim
    • Pariwisata
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Sosial
    • Sports
No Result
View All Result
Timenusantara.top
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi
Home Nasional

Tiang Pancang PT. EUP di Perairan Sungai Kunyit Diduga Menjadi Penyebab Tragis Kecelakaan Tunggal Kapal Nelayan Hingga Tenggelam, Korban Minta Pertanggungjawaban Perusahaan

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2025
in Nasional
0
Tiang Pancang PT. EUP di Perairan Sungai Kunyit Diduga Menjadi Penyebab Tragis Kecelakaan Tunggal Kapal Nelayan Hingga Tenggelam, Korban Minta Pertanggungjawaban Perusahaan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Timenusantara.top.Mempawah, Kalbar Telah terjadi kecelakaan laut berupa kecelakaan tunggal yang dialami sebuah kapal nelayan di wilayah kerja Pos Babinpotmar Sungai Kunyit, tepatnya di Perairan Sungai Kunyit, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.

Kecelakaan tersebut diduga kuat disebabkan oleh tiang pancang besi bekas dermaga bongkar muat milik PT. EUP yang berada di jalur pelayaran nelayan dan tidak dilengkapi tanda peringatan keselamatan pelayaran.

I. Fakta-Fakta Kejadian A. Waktu dan Tempat Kejadian

Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada:Hari/Tanggal : Sabtu, 20 Desember 2025 Waktu : Sekira pukul 10.00 WIB

Lokasi : Perairan Kijing Sungai Kunyit, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah

Kecelakaan merupakan kecelakaan tunggal, di mana kapal nelayan menabrak tiang pancang besi bekas dermaga bongkar muat milik PT. EUP yang masih tertanam di perairan.

B. Data Korban Nama : MuhardiJenis Kelamin : Laki-laki Tempat/Tanggal Lahir: Sungai Pinyuh, 30 September 1979 Alamat : Jalan Siaga, Gang Siaga Tengah No. 3, RT 04 / RW 06

Status : Nahkoda Kapal

C. Data Kapal Nelayan Nama Kapal : KM Borneo GT : 10 GT

Nahkoda : Muhardi

Alat Tangkap : Jaring dan pancing

D. Kronologis Kejadian

Kapal nelayan KM Borneo berangkat dari Sungai Raya pada pukul 06.30 WIB dengan tujuan menuju Semudun untuk rencana perbaikan kapal.

Dalam perjalanan, setelah melewati Pelabuhan Kijing dan setibanya di sekitar bekas dermaga Wilmar, kapal secara tidak sengaja menabrak tiang pancang besi bekas pelabuhan bongkar muat PT. EUP yang berada di perairan dan tidak terlihat jelas.

Akibat benturan keras tersebut, sekitar pukul 10.00 WIB, kapal mengalami kebocoran serius hingga akhirnya tenggelam. Nahkoda kapal atas nama Muhardi berupaya menyelamatkan diri dengan meninggalkan kapal dan bertahan mengapung di laut menggunakan fiber ikan yang ada di atas kapal.

Korban terapung di laut selama kurang lebih satu jam, hingga pada sekitar pukul 11.00 WIB ditemukan oleh seorang nelayan Desa Sungai Kunyit bernama Kevin. Penemuan tersebut segera dilaporkan ke Pos Babinpotmar Sungai Kunyit.

Pada pukul 11.10 WIB, personel Pos Babinpotmar Sungai Kunyit langsung bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Sekira pukul 11.25 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke Pos Babinpotmar Sungai Kunyit untuk diamankan serta dilakukan pemeriksaan awal.

II. Kerugian Akibat Kejadian

Kerugian Materiil :

Satu unit kapal nelayan KM Borneo tenggelam dengan estimasi kerugian mencapai ± Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).

Korban Jiwa :

Nihil (tidak terdapat korban meninggal dunia).

III. Tuntutan dan Sikap Pihak Korban

Pihak korban menyatakan bahwa tiang pancang besi bekas dermaga PT. EUP yang masih berada di perairan tanpa penanda keselamatan telah membahayakan aktivitas pelayaran nelayan dan menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan tersebut.

Oleh karena itu, korban meminta dan menuntut PT. EUP untuk bertanggung jawab penuh, antara lain:

Mengganti seluruh kerugian materiil atas tenggelamnya kapal nelayan KM Borneo.

Melakukan penertiban dan pembersihan tiang pancang atau sisa-sisa konstruksi di perairan Sungai Kunyit yang membahayakan keselamatan pelayaran.

Memasang rambu-rambu atau tanda peringatan keselamatan sesuai ketentuan hukum pelayaran guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, khususnya perusahaan pemilik infrastruktur di wilayah perairan, agar mematuhi standar keselamatan pelayaran dan tidak membiarkan sisa-sisa konstruksi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan laut.

Pihak korban berharap aparatur terkait dan instansi berwenang dapat segera menindaklanjuti kejadian ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan demi keselamatan nelayan serta kepentingan masyarakat pesisir.

Demikian rilis ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan tindak lanjut sebagaimana mestinya.

Sumber::DM,

Redaksi 

Previous Post

Kadis PUPR Singkawang Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan Lewat WhatsApp: Proyek Pengadaan dan Pemasangan Pipa JDU Tuai Kecaman Warga

Next Post

Desa Paling Ujung di Kapuas Hulu Bagaikan Anak Tiri: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rusak Parah, Pemkab Kapuas Hulu Dinilai Tutup Mata

Redaksi

Redaksi

Next Post
Desa Paling Ujung di Kapuas Hulu Bagaikan Anak Tiri: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rusak Parah, Pemkab Kapuas Hulu Dinilai Tutup Mata

Desa Paling Ujung di Kapuas Hulu Bagaikan Anak Tiri: Infrastruktur Jalan dan Jembatan Rusak Parah, Pemkab Kapuas Hulu Dinilai Tutup Mata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

Miris.! Masa Tahanan Belum Selesai RID di Jemput Petugas di Lapas Medan

November 21, 2025
Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

Diduga PT. WLD Lakukan Perdagangan Ilegal, Wa Wartawan Diblokir

April 8, 2025
Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Ada Apakah Gerangan Indra Silaban ?? Kuat Dugaan Ikut Melakukan Skandal Dan Diduga Backup Kepsek Yayasan Hajjah Kasih SMK/SMA Swasta Jaya Krama Bringin

Juni 14, 2025
Diduga Ada Yang Berternak PETI Di Kabupaten Sekadau

Diduga Ada Yang Berternak PETI di Kabupaten Bengkayang

Maret 23, 2025
Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

Kepercayaan Publik: Pilar yang Harus Dirawat, Bukan Diuji

1

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0

macOS Sierra review: Mac users get a modest update this year

0
Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

April 16, 2026
Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

April 16, 2026

Recent News

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

Helikopter PK-CFX Ditemukan Jatuh di Perbukitan Nanga Taman, Tim Lakukan Evakuasi

April 16, 2026
Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

Kejati Kalbar Selamatkan Rp 115.Miliar Dari Korupsi Tambang Penyidikan Terus Bergulir

April 16, 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports

Recent News

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

Pemkot dan Polresta Pontianak Sinergi Amankan Naik Dango Ke-3: Jamin Kekhidmatan Ritual hingga Panggung Rakyat

April 17, 2026
Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

Naik Dango Ke-3 Pontianak 2026: Sinergi Sakral dan Kultural Menuju Puncak Perayaan

April 17, 2026
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita Vidio
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Sports
  • Redaksi

Hak Cipta timenusantara.top © 2025 Web Development PT.TAB | TabWeb